Otodidak, Potensi Luar Biasa Yang Sering Disia-siakan

15 comments

Otodidak bukanlah sesuatu yang datang dari sekedar kebiasaan, melainkan sebuah sifat dan kemampuan. Pada dasarnya sih, semua orang bisa otodidak. Cuma, seiring beranjak dewasa, seberapa sering orang itu ngasah kemampuan otodidaknya-lah yang jadi masalah. Oleh sebab itu, otodidak bukan sekedar kebiasaan.

Asal-usul

Kalau kata Wiki sih, otodidak berasal dari bahasa Yunani, yaitu Autodidaktos yang berarti belajar sendiri. Seringkali orang otodidak nggak terlalu membutuhkan figur pembimbing untuk mempelajari satu hal, karena mereka adalah golongan orang-orang berniat kuat, dan mereka mampu mempelajari hal-hal dasar dari ilmu APAPUN yang sedang mereka pelajari. 

Otodidak aslinya adalah pemegang paham prinsip "Asa bisa karena biasa", karena semua hal hampir bisa dipelajari dan dikuasai asal kita gigih dalam niat dan usahanya.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan orang otodidak adalah : Out-progressing. Mereka mampu mempelajari sesuatu dengan baik karena sering langsung dibarengi oleh prakteknya. Malahan, sebagian dari mereka mampu mengungguli kemampuan orang yang belajar dengan cara dibimbing, dan dalam rentang waktu yang sama juga.

[Pret's-pektif]: Lalu kenapa kebanyakan orang otodidak selalu unggul? Karena yang bukan otodidak nggak mempelajari kemungkinan-kemungkinan kesalahan yang dipelajari dan dialami orang otodidak. Karenanya, vocab pengalaman orang otodidak bisa dipastikan lebih banyak.

Biasanya sih, orang otodidak tertarik mendalami bidang-bidang kayak seni, sastra, kerajinan tangan, musik, akting, dan lain-lain. Kalau di jaman modern kayak sekarang, contohlah Game, nge-tweet, hunting foto, bikin galau orang, dll. Pokoknya sebuah bidang yang biasanya nggak bisa dilakukan oleh lebih dari satu dan susah ditiru orang. Atau baru-baru ini yng lagi eksis, bidang "Word-crafting", kayak gue contohnya. Halah.

Orang otodidak biasanya banyak melekat sama tipe-tipe personality Geeks dan Introvert. Karena mereka lebih peka dan sering menyediakan ruang berpikir untuk dirinya sendiri.

Kekurangan orang otodidak adalah: Terkadang punya banyak kesalahan di proses belajarnya, karena nggak/jarang dapet bimbingan dari orang lain. Tapi mostly, orang otodidak selalu mempelajari semua prosesnya kenapa dan mengapa kesalahan itu bisa terjadi, untuk nantinya nggak akan diulangi lagi.


Ciri-Ciri Orang Otodidak 

1. Terbuka Dengan Hal-Hal Baru

Mereka suka belajar hal-hal baru, entah ada kaitan dengan hobinya/nggak atau cuma sekedar pingin tahu aja. Jadi, jangan kaget kalo mereka suka tiba-tiba ngajak ngobrol supir angkot, bercanda sama tukang siomay, dan hal-hal absurd yang similiar. #curhat

2. Punya Rasa Ingin Tahu Yang Besar
Kayak yang udah dibahas di poin pertama, orang otodidak selalu haus akan rasa keingin-tahuan :))

3. Kreatif 

Karena sifatnya yang bisa dikategorikan sebagai tukang eksplor, menjadi kreatif adalah top result yang paling signifikan buat para otodidak. Ati-ati aja kalau kalian berkompetisi sama orang-orang otodidak :)

4. Rela Berkorban Untuk Hal Yang Disukai
Contoh yang paling konkrit sekarang, ya Gamer, dan para kolektor Trading Card. Seringkali orang awam nggak paham sama apa sih yang mereka pikirin dengan hal begituan. Kayak seberapa bahagianya ketika orang itu dapat kartu langka, bisa namatin game dengan storyline perfect, mati-matian nggali strategi game perang demi ngalahin rivalnya dll.


Jadi, berbahagialah kamu yang ditakdirkan sebagai orang otodidak, use your power wisely :)
***
Wise Source: Kaskus

15 comments:

  1. Otodidak emang enaknya buat mempelajari hal-hal yang kita senengin ya. Soalnya kalo pake pembimbing malah nggak bebas eksplor kemana-mana :D

    "Pembimbing" dalam hal ini cuma jadi "temen sharing"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hal itu juga berlaku sama pelajaran. Les itu harusnya jadi useless, kalo orangnya memang suka pelajarannya.

      Contoh, ada anak suka matematika, walau dia nggak bisa, dia akan belajar dan ngulik terus secara otodidak. Beda sama yang emang nggak suka matematika, nggak bisa pula, makanya les. :D

      Delete
    2. Masalahnya, untuk menunjukan rasa kesukaan terhadap satu hal itu yang susah. Alhasil, belajar otodidak agak sulit dilakukan, dan mau nggak mau butuh bimbingan juga. LOL

      Delete
    3. Buat otodidak, bimbingan dan mentor itu kayaknya cuma sebagai last resort aja sih :))

      Delete
  2. Ternyata otodidak kalau diasah lagi akan menjadi hasil yang sangat keren !

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo, mbak diasah terus biar makin keren :D

      Delete
  3. Menurut saya belajar otodidak itu mempelajari minat yang disukai. Karena minat itu akhirnya jadi suka dan berusaha belajar yang gak ngerti jadi ngerti..

    yuniainukti.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Otodidak itu maksudnya belajar suatu hal sendiri mbak, jadi nggak harus selalu yang diminati, IMHO. :)

      Delete
  4. Dan pendidikan formal sukses membunuh kreativitas kita.

    ReplyDelete
  5. tapi bagaimana jika lingkungan keluarga tidak mendukung? padahal otodidak itu asik?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Otodidak itu kan dasarnya "Sheer Will" atau berkemauan kuat aja. Dalam hal ini berkemauan buat ngasah pelan-pelan, terlepas dari ortu dukung atau nggak.

      Kalo anaknya bisa menghasilkan karya yang bagus lewat kemampuan otodidaknya (yang biasanya terlatih tanpa biaya apapun), masa ortunya nggak bangga?

      Delete
  6. Terlahir sebagai otodidak
    Adalah berkah dari tuhan
    Orang memiliki otodidak
    Bukan orang hebat/sakti
    Mereka berjalan sejalannya waktu mereka disana,


















































































    ReplyDelete